kuliner

Selasa, 14 Februari 2023

tsunami Aceh 2004

TSUNAMI ACEH 2004


Setiap tanggal 26 Desember, Pemerintah Aceh memperingati tsunami Aceh tahun 2004. Peristiwa yang terjadi 18 tahun itu menelan hingga 170.000 jiwa.
Pada tanggal 26 Desember 2004 silam, sebuah gempa dahsyat melanda Aceh dengan kekuatan 9,3 skala richter (SR). Gempa tersebut menimbulkan serangkaian tsunami yang tak hanya menimpa Aceh, tapi juga Sri Lanka, Thailand, hingga India, menurut laman Museum Tsunami Aceh.
detikEdu
Home
Sekolah
Perguruan Tinggi
Beasiswa
Edutainment
Seleksi Masuk PT
Detikpedia
Foto
Video
Infografis
Indeks

detikEdu
DetikPedia
Detik-detik Tsunami Aceh 18 Tahun Lalu: Diawali Gempa 9,3 SR
Nikita Rosa - detikEdu
Senin, 26 Des 2022 17:00 WIB
BAGIKAN 
Komentar
Pusat gempa Aceh hari ini
Detik-detik Tsunami Aceh 2004. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Jakarta - Setiap tanggal 26 Desember, Pemerintah Aceh memperingati tsunami Aceh tahun 2004. Peristiwa yang terjadi 18 tahun itu menelan hingga 170.000 jiwa.
Pada tanggal 26 Desember 2004 silam, sebuah gempa dahsyat melanda Aceh dengan kekuatan 9,3 skala richter (SR). Gempa tersebut menimbulkan serangkaian tsunami yang tak hanya menimpa Aceh, tapi juga Sri Lanka, Thailand, hingga India, menurut laman Museum Tsunami Aceh.

Baca juga:
Fenomena Ikan 'Menepi' di Kepulauan Seribu, Pertanda Apa?
Bagaimana detik-detik tsunami Aceh 2004 lalu? Begini sejarahnya.

Detik-detik Tsunami Aceh 2004
Berdasarkan catatan pemberitaan detikcom, Senin (26/12/2021), berikut ini kronologi tsunami dahsyat yang mengguncang Aceh 18 tahun lalu.

1. Gempa
Pagi itu pada 26 Desember 2004 pukul 07.59 WIB, terasa gempa dengan 9,3 SR. Gempa dirasakan selama 10 menit dan berpusat di Samudra Hindia pada kedalaman sekitar 10 kilometer di dasar laut.

2. Air Laut Naik
Saat warga masih kaget dengan gempa, mereka kembali dikejutkan dengan kenaikan air laut. Air terus meninggi hingga 30 meter.

Bahkan, di Lhoknga, Aceh Besar, air laut naik menyapu daratan setinggi sekitar 51 meter. Masyarakat Serambi Mekah, yang tinggal di pesisir atau berada di pinggir laut, berusaha menyelamatkan diri.

3. Sekitar 170 Ribu Nyawa Melayang
Ketika air laut surut, sekitar 170 ribu nyawa warga melayang akibat peristiwa tersebut. Para relawan datang ke Tanah Rencong untuk menguburkan jenazah secara massal seperti di Siron, Aceh Besar, dan Ulee Lheue, Banda Aceh.

Kini, wilayah Siron dan Ulee Lheue dikenal dengan kuburan massal korban tsunami Aceh. Jasad yang dikebumikan di sana rata-rata tidak diketahui identitasnya.

4. Proses Rekonstruksi dan Rehabilitasi
Proses rekonstruksi dan rehabilitasi dilakukan pada tahun 2005-2009 untuk memulihkan kondisi Serambi Mekah. Selama masa itu, banyak rumah bantuan didirikan, termasuk berbagai infrastruktur serta fasilitas umum

Setiap tahunnya, pemerintah Aceh memperingati tsunami besar itu. Dilansir detikSumut, Senin (26/12), peringatan 18 tahun tsunami Aceh tahun 2022 diawali dengan suara sirene pada pukul 08.00 WIB.

Suara sirene tersebut terdengar di hampir seluruh penjuru Banda Aceh. Tujuan sirene dibunyikan selama satu menit tersebut adalah untuk mengenang detik-detik tsunami dan merefleksikan bencana tsunami Aceh 2004.

Selasa, 13 Desember 2022

kuliner khas pontianak

8 Makanan Khas Pontianak yang Tidak Boleh Dilewatkan, Wajib Coba!

Tidak afdol rasanya bila Moms berkunjung ke Kalimatan Barat tanpa mencoba makanan ini

1. Es Krim Petrus

Karena dilalui garis Khatulistiwa, tak heran jika suhu udara di Pontianak akan terasa sangat panas.Jika Moms merasa gerah dan ingin mendinginkan tubuh, tak ada salahnya jika mencicipi Es Krim Petrus yang legendaris.

Nama makanan khas Pontianak yang satu ini diambil karena lokasinya berada di dekat sekolah Petrus, di Jalan Karel Satsuit Tubun No. 8, Pontianak Selatan

Ada beberapa rasa yang bisa Moms pilih, mulai dari strawberry, vanilla, hingga cokelat.
Selain itu, Moms juga bisa memilih berbagai toppingnya seperti kacang merah, cincau, rumput laut, mutiara.

Yang menjadikannya khas, es krim homemade ini disajikan di dalam batok kelapa, lengkap dengan daging kelapa mudanya.

2.Chai Kue
Chai Kue menjadi salah satu makanan khas Pontianak yang perlu Moms coba.
Makanan yang satu ini terbuat dari campuran tepung beras dengan tepung tapioka.

Bentuknya serupa pastel, diolah dengan cara dikukus, tapi ada juga yang digoreng.

Ada berbagai isian yang bisa Moms jadikan pilihan, seperti bengkuang, rebung, kucai, keladi, juga kacang kedelai.

Biasanya, Chai Kue disajikan dengan topping bawang putih cincang yang digoreng untuk menambah aroma harum dan cita rasa gurih.

Moms bisa menikmatinya dengan cocolan sambal khas, yang tersedia.

Ada cukup banyak tempat Chai Kue di Pontianak, salah satunya Chai Kue di Jalan Siam.

3.Sotong Pangkong
Makanan khas Pontianak lain yang bisa Moms cicipi adalah Sotong Pangkong.

Sotong Pangkong berasal dari bahasa Melayu, yang mengacu pada hewan laut bernama Sotong dan Pangkong yang berarti memukul dengan palu.

Jadi, sebenarnya Sotong Pangkong merupakan sotong kering yang dipangkong atau dipukul hingga tipis.

Sebelum dipukul hingga tipis, biasanya Sotong dipanggang terlebih dahulu hingga dagingnya lebih lunak, kemudian baru dipukul hingga tipis.

Moms perlu tahu bahwa makanan khas Pontianak yang satu ini biasanya banyak muncul saat Ramadan.

Dalam penyajian, makanan ini akan didampingi bersama sambal kacang yang sangat menggugah selera.

4. Sapo Tahu Seafood
Saat berkunjung ke Pontianak, Moms bisa mencicipi makanan yang paling banyak dan mudah ditemukan, yakni Sapo Tahu Seafood.

Gurih dan kaya akan aroma laut, menjadikan makanan khas Pontianak yang satu ini wajib masuk daftar wisata kuliner, Moms.

Terutama buat Moms yang menghindari makanan non halal di Pontianak.

Salah satu tempat yang bisa Moms kunjungi untuk mendapatkan Sapo Tahu Seafood adalah Restoran Gajah Mada yang terletak di Jalan Gajah Mada.

5.Mie Tiaw apollo
Makanan legendaris lain yang patut dicoba saat berada di Pontianak adalah Mie Tiaw Apollo, yang berlokasi di Jalan Pattimura.

Mie Tiaw menjadi salah satu kuliner peranakan Tionghoa, yang sudah menjadi ikon makanan khas Pontianak.

Cita rasanya dan pengolahannya yang khas membuat kuliner yang satu ini dapat bertahan sejak tahun 1968-an.

Seperti kwetiaw, mie yang digunakan untuk Mie Tiaw juga lebar dan pipih.

Moms bisa memilih Mie Tiaw Goreng atau Mie Tiaw Kuah, dengan berbagai pelengkapnya seperti babat, daging sapi, dan telur

6.Lek Tau Suan
Buat Moms yang ingin mencicipi hidangan dengan perpaduan cita rasa manis dengan sentuhan renyah, bisa mencoba Lek Tau Suan.

Makanan khas Pontianak ini dapat dengan mudah ditemukan di sepanjang Jalan Gajahmada.

Lek Tau Suan terbuat dari kacang hijau yang kulitnya sudah dikupas.

Kemudian dimasak dengan kuah manis dengan campuran tepung tapioka, gula, dan daun pandan.

Biasanya, makanan yang satu ini disajikan hangat-hangat dengan topping Ca Kwee garing bertekstur renyah.

7.Ce Hun Tiau

Ce Hun Tiau atau Sagu Gunting menjadi salah satu makanan khas Pontianak yang dapat mendinginkan tubuh dan dahaga di kala panas.

Makanan yang satu ini terbuat dari tepung beras dan tepung kanji berbentuk mie.

Biasanya disajikan bersama ketan hitam, bongko, mutiara, dan tentu saja es.

Salah satu tempat yang menawarkan makanan khas Pontianak yang satu ini adalah Ceu Hun Tiau Atong yang berlokasi di sekitar Jalan Waru, Pontianak.

8.Pisang Goreng Pontianak

Salah satu makanan khas Pontianak yang cukup banyak digemari adalah Pisang Goreng Pontianak.

Saking banyak penggemarnya, makanan yang satu ini juga sudah merambah hingga daerah-daerah lain di luar Pontianak.

Namun, akan menjadi sensasi yang berbeda ketika Moms bisa menikmati manis dan renyahnya makanan khas yang satu ini di daerah aslinya bersama secangkir kopi pancong.

Ada cukup banyak tempat yang menawarkan Pisang Goreng Pontianak, Moms bisa mencoba datang ke salah satu warung Kopi di sepanjang Jalan Gajahmada seperti Warung Kopi Winny.


Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

Selasa, 29 November 2022

kuliner khas solo

11 Tempat Makan di Solo yang Paling Legendaris

Solo terkenal sebagai salah satu kota wisata di Jawa Tengah bukan hanya karena budayanya, tetapi juga keragaman kuliner yang begitu lezat. Mulai dari masakan tradisional, modern, hingga camilan lezat bisa kamu temukan di sini.
Nah, dari banyaknya tempat makan di Solo, beberapa di antaranya ternyata sangat legendaris karena sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Begitu pun cita rasanya yang tak perlu kamu ragukan lagi. Penasaran, kan? Cek daftarnya di bawah ini!

1. Timlo Sastro
Sekilas, timlo memang terlihat seperti sup karena sama-sama berkuah kaldu bening. Namun, timlo memiliki isian yang berbeda yakni hati, ampela, daging ayam, telur pindang, serta sosis Solo. Agar terasa lebih nikmat, seporsi timlo biasanya disajikan dengan nasi putih hangat, sambal, dan perasan jeruk nipis.

Di Solo, timlo yang kelezatannya sudah terkenal legendaris adalah Timlo Sastro. Lokasinya berada di kawasan perempatan Jalan Pasar Gede. Setiap harinya, warung yang kabarnya sudah berdiri sejak 1952 ini buka pukul 06:00 – 15:30. Kamu bisa mencicipi satu porsi Timlo Sastro hanya dengan mengeluarkan biaya kurang lebih Rp25.000.

2. Soto Gading Solo
Bagi yang sedang berada di sekitar Keraton Kasunanan Surakarta, sempatkan untuk mampir ke Soto Gading Solo di sebelah selatan keraton, tepatnya di Jalan Brigjen Sudiarto No 75, Pasar Kliwon. Berdiri sejak 1874, hingga kini makanan enak di Solo ini yaitu, Soto Gading Solo masih menjadi salah satu kuliner favorit warga Solo karena cita rasanya yang sedap.

Hanya dengan mengeluarkan uang sekitar Rp10.000 per orang, kamu sudah bisa mendapatkan seporsi Soto Gading Solo yang berisi nasi putih, mi sohun, kentang, dan suwiran daging ayam. Tak ketinggalan, siraman kuah bening yang membuat soto semakin segar. Kalau mau, kamu juga bisa memesan tambahan lauk seperti tahu, tempe, hati, ampela, hingga sosis Solo.

3. Tengkleng Klewer Bu Edi
Sedang jalan-jalan di Pasar Klewer Solo dan mendadak merasa lapar? Kamu bisa langsung mampir ke Tengkleng Bu Edi yang mendirikan tenda berwarna biru di kawasan gapura pasar. Tengkleng adalah kuliner sejenis gulai berisi tulang kambing dengan kuah yang cenderung encer. Menariknya, warung yang sudah buka kurang lebih 40 tahun yang lalu kini dikelola oleh generasi keempat keluarganya.

Ada pula daya tarik lain yang membuat Tengkleng Bu Edi selalu diburu wisatawan, yakni cara penyajiannya yang menggunakan daun pisang sehingga memberikan cita rasa khas. Jika tertarik mencoba, kamu bisa datang setiap hari mulai pukul 12:30. Tenang saja, satu porsinya dijual dengan harga kurang lebih Rp25.000 saja. Sangat terjangkau, bukan?

4. Sate Buntel Bu Bejo
Di kawasan Lojiwetan, kamu bisa menemukan kuliner Sate Buntel Bu Bejo yang sudah berjualan kurang lebih 40 tahun lalu. Bahkan, kabarnya kuliner satu ini juga menjadi langganan keluarga Presiden Jokowi sejak beliau masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Sate buntel adalah sate daging kambing cincang yang dibungkus dengan lemak kambing, dililit (dibuntel) pada lidi, lalu dibakar. Satu porsinya dijual sekitar Rp40.000. Biasanya, para pengunjung menikmati sate buntel dengan seporsi gulai kambing yang dibanderol dengan harga kurang lebih Rp25.000. Tertarik makan di sini? Setiap harinya kamu bisa datang setiap pukul 07:30 – 17:00, ya!

5. Gladag Langen Bogan
Disebut juga dengan Galabo, Gladag Langen Bogan adalah sebuah sentra kuliner yang berlokasi di Jalan Mayor Sunaryo, persis di depan Pusat Grosir Solo. Berbagai menu kuliner khas Solo bisa kamu temukan di sini, di antaranya tengkleng, wedang ronde, dan sate kere.

Asyiknya lagi, Gladag Langen Bogan juga dilengkapi dengan fasilitas internet gratis dari pemerintah kota. Setiap harinya, sentra kuliner ini buka pukul 17:00 – 24:00, jadi kamu bisa makan sekalian nongkrong sampai malam.

6. Selat Solo Mbak Lies
Sebetulnya ada cukup banyak penjual selat Solo yang bisa kamu temukan di kota ini. Namun, salah satu yang menjadi favorit banyak orang adalah Selat Solo Mbak Lies di Jalan Veteran, Gang Yudistira II No 42. Tempat makan satu ini bahkan sudah buka sejak 1987, lho! Cita rasa masakan yang lezat membuat orang-orang tak bosan datang ke sini.

Nah, ada dua jenis menu selat yang disajikan di Selat Solo Mbak Lies yaitu Selat Galatin dan Selat Bistik. Seporsi Selat Galatin terdiri dari potongan rolade daging, telur pindang, selada dan buncis rebus, kentang goreng, serta acar bawang. Tak ketinggalan, siraman kuah yang segar dan gurih. Sajian sama pada Selat Bistik, hanya saja menu ini disajikan dengan irisan daging sapi, bukan rolade.

7. Tahu Kupat Solihin
Tempat makan di Solo yang menjual tahu kupat ini sebenarnya bernama Warung Sido Mampir. Namun karena lokasinya berdekatan dengan Masjid Solihin, akhirnya para pengunjung justru menyebutnya dengan Tahu Kupat Solihin.

Tahu kupat yang disajikan di sini memang terkenal sangat enak. Satu porsi tahu kupat terdiri dari potongan tahu goreng, bakwan, mi kuning, kol, dan kacang yang disiram dengan kuah kecap. Tak ketinggalan, kerupuk gendar yang terbuat dari nasi sebagai pelengkap. Nah, kamu bisa langsung datang ke Jalan Gajah Mada 95 jika tertarik mencicipi Tahu Kupat Solihin ini.

8. Brambang Asem Yu Sum
Kuliner satu ini mungkin masih terdengar asing di telinga kamu. Brambang asem memang sudah jarang ditemui di Solo, tapi kamu masih bisa mencobanya dengan datang ke Brambang Asem Yu Sum di Pasar Gede pada pukul 07:00 – 14:00.

Bagi yang belum tahu, brambang asem adalah daun ubi yang dicampur dengan sambal asam Jawa sehingga menghasilkan rasa manis dan pedas. Sebagai pendamping, brambang asem juga disajikan dengan tempe gembos yang dimasak bacem. Nah, kamu pun tak perlu khawatir dengan harganya karena satu porsi Brambang Asem Yu Sum dijual seharga kurang lebih Rp4.000. Sangat murah, bukan?

9. Serabi Notosuman
Jika sedang tidak ingin menyantap makanan yang terlalu berat, kamu bisa mencicipi makanan enak di Solo ini yaitu, Serabi Notosuman. Sudah berjualan sejak 1923, Serabi Notosuman dikenal sebagai salah satu tempat makan di Solo yang paling tua. Sejak dulu cara memasaknya tidak berubah, yakni masih menggunakan tungku. Itulah kenapa cita rasanya selalu terjaga, sehingga orang-orang pun tak bosan membeli.

Selain itu, jika serabi pada umumnya disajikan dalam bentuk bulat, Serabi Notosuman digulung dan dibungkus menggunakan daun pisang. Kamu bisa memesan serabi dalam rasa original atau menggunakan aneka rasa topping. Daripada penasaran, ayo langsung beli Serabi Notosuman di Jalan M. Yamin!

10. Tahok Pak Citro
Kuliner yang berasal dari Tiongkok ini terbuat dari sari kacang kedelai yang disajikan dengan siraman air jahe gula. Cocok disantap saat masih hangat. Jika kurang familier dengan nama tahok, di berbagai daerah di Indonesia makanan ini biasanya disebut juga dengan kembang tahu atau tauwa.

Di Solo, salah satu tahok yang menjadi favorit orang-orang adalah Tahok Pak Citro di Pasar Gede. Tempat makan yang sudah berdiri sejak 1968 ini setiap harinya buka pukul 06:00 – 12:00. Kamu hanya perlu menyiapkan bujet kurang dari Rp10.000 per orang jika tertarik mencicipi Tahok Pak Citro.

11. Es Dawet Telasih Bu Dermi
Sudah puas berjalan-jalan keliling Solo seharian? Saatnya beristirahat sambil menikmati segarnya Es Dawet Telasih Bu Dermi. Hanya dengan harga sekitar Rp8.000, kamu bisa mendapatkan seporsi es dawet yang berisi tape ketan, ketan hitam, jenang sumsum, biji telasih, santan, cairan gula, dan es batu.

Setiap harinya, tempat makan yang sudah berjualan sejak tahun 1930-an ini buka sejak pagi hingga pukul 15:00. Saat ini, Es Dawet Telasih Bu Dermi dikelola oleh Bu Utit, generasi ketiga keluarga Bu Dermi.


Berbagai tempat makan di solotersebut terdengar sangat menggiurkan, bukan? Daripada penasaran, sebaiknya kamu segera menyusun rencana perjalanan ke Solo dan luangkan waktu selama beberapa hari untuk berwisata kuliner. Agar bisa mencicipi banyak menu tanpa merasa terlalu kenyang, ajak teman-teman atau keluarga kamu ya!

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

kuliner khas palembang

Makanan Khas Palembang - Palembang sebagai kota tertua di Indonesia menyimpan berbagai pesona wisata yang tak habis dijelajahi. Sebagai kota terbesar kedua setelah Medan di Pulau Sumatera, Palembang juga terkenal akan kelezatan kuliner yan ditawarkannya. Banyaknya akulturasi yang terjadi di kota besar ini membuat kuliner khas Palembang yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri.

Palembang tak hanya punya kuliner pempek sebagai makanan kebanggaan daerah ini. Apa aja kuliner khas palembang wajib dicoba selain pempek? Berikut daftar kuliner khas Palembang selain pempek yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar wisata kuliner saat berkunjung ke Palembang

Kuliner Khas Palembang

1. Tekwan
Selain pempek, Palembang juga terkenal akan tekwan sebagai makanan khasnya. Tekwan yang juga sering disebut sebagai baksonya Palembang ini, dibuat menggunakan bumbu yang hampir sama dengan pempek. Jadi kalau kamu suka sama pempek udah pasti akan suka juga sama tekwan. 

2. Celimpungan
Salah satu kuliner khas Palembang selain pempek lainnya adalah celimpungan. Makanan yang kerap meramaikan perayaan hari raya lebaran ini dibuat menggunakan bahan dasar yang sama seperti pempek dan tekwan, yaitu ikan dan sagu. Namun, yang membedakan celimpungan dari tekwan adalah bentuknya yang lebih besar. 

Kalau tekwan menggunakan kuah kaldu udang, celimpungan menggunakan kuah kari sebagai pelengkapnya. Buat kamu yang menggemari makanan gurih, celimpungan adalah kuliner khas Palembang yang cocok untuk lidahmu.

3. ModelSatu lagi kuliner khas Palembang yang menggunakan kuah kaldu udang sebagai pelengkapnya, Model. Berbeda dengan tekwan yang direbus atau dikukus, adonan Model yang diisi dengan tahu digoreng terlebih dahulu sebelum nantinya dituang dengan ke kuah kaldu udang. 

Makanan ini dibuat dengan menggunakan ikan tenggiri sebagai bahan utamanya dan dipadukan dengan tahu cina. Rasanya gurih, teksturnya garing dan pastinya sangat segar!

4. Pindang Patin
Setelah pempek dan tekwan, ada satu lagi makanan primadona dari Palembang yaitu pindang patin. Pindang patin merupakan kuliner yang dibuat dari Ikan patin yang kemudian disajikan dengan kuah santan. Sebelum disajikan dengan kuah santan, ikan patin terlebih dahulu dimasak dengan bumbu dan rempah khas Palembang. Kuliner ini memiliki cita rasa asam, manis, dan pedas. Kuliner ini paling sedap disajikan selagi hangat dan dimakan bersama nasi putih serta sambal tempoyak.

5. Burgo
Burgo memiliki tampilan yang mirip seperti kwetiau. Adonan burgo terbuat dari tepung beras dan tepung sagu, kemudian dimasak seperti dadar gulung tipis. Setelah itu digulung dan diiris tipis. Biasanya burgo disajikan dengan kuah santan gurih berbumbu bawang putih, lengkuas, kencur, kunyit, ketumbar, dan kemiri. Suwiran daging ikan atau tambahan celimpungan juga biasa ditambahkan untuk melengkapi kelezatan dari makanan khas Palembang yang satu ini.

6. Mie Celor

Buat para pecinta mie, Palembang juga memiliki kuliner khas yang menggunakan mie sebagai bahan dasarnya yakni Mie Celor. Keunikan mie celor terdapat pada kuahnya yang berasal dari kaldu ebi. Satu porsi lengkap mie celor terdiri dari mie, kuah santan kaldu ebi, tauge, telur, kucai, dan daging udang. Mie yang digunakan untuk mie celor adalah mie telur sehingga teksturnya berbeda dengan kebanyakan hidangan mie yang dikenal. Hal unik lainnya, tiap produsen mie telur di Palembang memiliki cita rasa yang berbeda loh. Bagi orang Palembang, mie celor biasa disantap di pagi hari sebagai menu sarapan.

7. Sambal Tempoyak

Sambal tempoyak adalah sambal terkenal dari Palembang. Sambal ini juga merupakan sambal khas Palembang. Dibuat dari fermentasi durian membuat sambal tempoyak memiliki cita rasa asam, pedas, dan manis dilengkapi dengan aroma durian. 

Cara membuatnya adalah dengan menumis daging durian bersamaan dengan cabai dan bawang. Kamu bisa menikmati berbagai macam hidangan khas Palembang lainnya dengan sambal ini. Ingin yang lebih mantap? Kamu bisa mencoba menyantap menu ikan air tawar khas Palembang, kemudian cocol dengan sambal tempoyak. Dijamin nagih!

8. Malbi

Kalau sebelumnya kebanyakan kuliner khas Palembang berbahan dasar ikan, hidangan kali ini menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya. Tampilannya mirip seperti semur daging, namun kamu akan merasakan perbedaannya saat sudah mencicipi hidangan ini. 

Kamu akan menemukan rasa ladesa, pala, serta asam saat menikmati Malbi. Daging empuk dilengkapi dengan cita rasa rempah khas Palembang akan memperlengkap kenikmataan hidangan Malbi.

9. Kue 8 Jam

Sesuai dengan namanya, makanan khas Palembang satu ini memerlukan waktu selama 8 jam dalam proses pembuatannya. Memiliki perpaduan tekstur lembut dan kenyal serta cita rasa manis yang sangat khas, Kue 8 Jam adalah makanan khas Palembang yang kerap disuguhkan ketika hari raya seperti Lebaran ataupun acara hajatan.

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

Senin, 28 November 2022

kuliner khas surabaya

5 Makanan Khas Surabaya yang Enak dan Bikin Ketagihan, Wajib Dicoba

Surabaya bisa kamu nikmati di siang hari maupun malam hari. Berbagai makanan khas dnegan bumbu yang unik bisa menjadi pilihan kamu saat berwisata kuliner di kota terbesar kedua di Indonesia ini.
Tinggal menyesuaikan dengan selera makan kamu, kamu bisa menikmati makanan khas Surabaya yang enak dan lezat. Selain memiliki cita rasa yang menggugah selera, kuliner Surabaya juga memiliki harga yang cukup terjangkau. 
Makanan khas Surabaya memiliki cita rasa yang unik, sehingga wajib kamu coba saat berkunjung. Berbagai jenis makanan seperti rawon, rujak cingur, hingga sate khas Surabaya tentunya sudah tidak asing lagi di telinga para penikmat kuliner.
Kamu bisa mencicipi berbagai jenis kuliner dengan rasa yang berbeda beda, dari manis, pedas, hingga gurih, sesuai selera di Kota Pahlawan ini. 
1.Rujak Cingur
Makanan khas Surabaya yang pertama adalah rujak cingur. Makanan ini menjadi salah satu menu khas Jawa Timur yang sudah terkenal seantero negeri. Rujak cingur terdiri dari potongan cingur atau hidung sapi yang sudah melalui proses perebusan lama sehingga empuk dan kenyal.

Kemudian, cingur tersebut akan dicampur dengan sayur rebus dan irisan lontong. Rujak cingur umum disajikan dengan campuran bumbu kacang dan petis khas Jawa Timur yang semakin menggugah selera. Pedagang rujak cingur sangat banyak bertebaran di Kota Surabaya. Jadi, tidak perlu bingung apabila gagal mencicipinya di sela liburan.

2.Rawon Setan
Rawon merupakan makanan khas Surabaya yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung di kota Pahlawan. Rawon Setan Mbak Endang yang ada di Jalan Embong Malang, Surabaya merupakan depot rawon setan yang asli dan pertama di Indonesia.

Disebut dengan rawon setan karena warung ini hanya buka di malam hari saja. Daging rawon di sini cukup besar dan juga empuk. Rasa kuahnya begitu menggugah selera. Terletak di tengah kota, membuat rumah makan rawon setan ini enggak pernah sepi pengunjung.

3.Pecel Semanggi Suroboyo
Makanan khas Surabaya ini menghidangkan kukusan semanggi, sejenis tanaman paku yang kemudian dicampur dengan daun papaya serta tauge lalu disiram bumbu kacang yang gurih, manis, juga pedas. Pecel Semanggi bisa dijumpai sekitar kawasan Masjid Al Akbar dan di Area Taman Bungkul. Pecel Semanggi umum dijajakan ibu-ibu yang duduk di pinggir jalan sejak pagi hingga sore.

4.Lontong Kupang
Lontong Kupang juga salah satu makanan khas Surabaya yang wajib dicoba. Kupang sendiri adalah sejenis kerang kecil-kecil yang direbus kemudian diberi siraman kuah kaldu gurih bersama perasan jeruk nipis dan sambal petis. Maka jangan sampai terlewatkan untuk mencicipi rasa nikmat dari makanan khas Surabaya ini.

5.Lontong Balap
Kabarnya, asal-usul nama Lontong Balap berasal dari para penjualnya yang selalu berlari ketika memikul dagangannya yang berat hingga terlihat seperti sedang balapan. Lontong Balap sendiri adalah salah satu makanan khas Surabaya yang menghidangkan tahu goreng, lentho atau perkedel kacang hijau, rebusan taoge, kemudian disiram dengan kuah manis dan gurih. Rasa dari Lontong Balap semakin mantap saat dinikmati dengan sambal petis. 

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

kuliner khas Malang

5 Kuliner Khas Malang, dari yang Legendaris sampai Kekinian

Kota malang Jawa Timur merupakan surga kuliner bagi para pecinta makanan. Pasalnya, kota ini puya banyak kuliner yang bisa didapatkan dengan harga terjangkau. Makan-makan di Malang tak kalah hemat daripada Solo dan Yogyakarta.

Pelancong yang hendak berwisata kuliner di Malang tentu harus tahu dulu makanan-makanan khas kota ini. Kuliner khas Malang sangat beragam jenis dan variasinya. 

1.Bakso Malang

2.Bakso Bakar

3.Orem-orem

4.Sate Kelinci

5.Ketan Topping

1. Bakso Malang

Bakso merupakan salah satu kuliner khas Malang yang paling dikenal dan digemari. Bakso khas Malang memiliki ragam isi yang lebih banyak daripada bakso di kota lain.

Selain bakso halus yang lebih sering disebut pentol, ada pula bakso urat atau pentol kasar, gorengan pangsit panjang atau kembang, mi kuning, soun, dan tahu. Selain itu biasanya juga disajikan lontong sebagai teman makan bakso.

Bakso dapat dengan mudah ditemui di kota Malang. Mulai dari gerobak kaki lima sampai restoran. Variasi bakso yang disediakan pun semakin beragam. Misalnya bakso mercon, bakso seafood, bakso sum-sum, hingga bakso gulung.

2.bakso bakar
Selain bakso biasa, Malang juga mulai dikenal karena kuliner bakso bakarnya. Makanan ini terbuat dari bakso kasar atau halus yang dibakar bersama bumbu kecap, bawang, dan bumbu cabai.

Biasanya makanan khas Malang ini juga disajikan bersama semangkuk kuah bakso, sambal kecap, dan soun melimpah.

3. Orem-orem
Selanjutnya ada orem-orem yang juga dikenal sebagai kuliner khas Malang. Penampilannya tak terlalu berbeda dengan sayur lodeh.

Masakan dengan kuah santan encer ini berbahan dasar irisan tempe dan tahu. Orem-orem biasa disajikan dengan ketupat serta tauge sebagai pugasan.

4. Sate Kelinci
Bagi beberapa orang, sate kelinci termasuk kuliner ekstrem karena daging hewan bertelinga panjang itu tak biasa disantap. Namun di daerah-daerah dataran tinggi, makanan ini cukup mudah ditemui.

Batu, Malang juga menjadi tempat wisata kuliner sate kelinci yang cukup populer di antara pelancong luar Malang. Seporsi sate ini biasanya terdiri dari sepuluh tusuk daging dengan potongan kecil-kecil yang sekilas mirip sate ayam.

5.ketan topping

Selain sate kelinci, Batu juga punya kuliner khas lain. Makanan khas Malang berupa ketan topping ini menampilkan sepiring ketan kukus yang disajikan bersama berbagai jenis pugasan. Misalnya kental manis, keju, saus durian, pisang, cokelat, hingga daging ayam.


Penjual ketan topping yang paling populer di Malang adalah warung Pos Ketan Legenda yang berada di samping Alun-Alun Batu. Namun cabangnya juga bisa ditemukan di pusat kota Malang.

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

Sabtu, 01 Oktober 2022

kuliner khas jakarta

9 Makanan Khas Jakarta yang Wajib DiCoba!

Indonesia memang dikenal dengan beraneka ragam flora dan fauna, serta pemandangan alamnya yang sungguh luar biasa. Tak heran jika banyak sekali wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Indonesia untuk berlibur.

Tak kalah dengan pemandangan dan keragaman budaya yang unik, Indonesia juga identik dengan makanan serta wisata kuliner yang memiliki cita rasa rempah yang paling dahsyat. Salah satunya adalah di Jakarta.
Siapapun pasti mengenal Jakarta. Salah satu kota terbesar yang menjadi Ibu kota dari negara Indonesia. Secara resmi, nama Jakarta adalah Daerah Khusus Ibukota Jakarta atau biasa disingkat dan dikenal dengan DKI Jakarta. 

Jakarta sendiri sudah beberapa kali berganti nama. Nama-nama Jakarta pada masa lalu adalah Sunda Kelapa, Jayakarta, dan Batavia. Kota Jakarta adalah pusat dari bisnis, politik, dan kebudayaan di Indonesia. Tak hanya itu, kantor-kantor pusat pemerintahan juga terletak di Jakarta.
Jakarta memiliki banyak sekali makanan khas yang wajib kamu coba. Meskipun banyak diantaranya adalah makanan yang jarang sekali dijual dan ketahui wisatawan. Namun, makanan khas Jakarta ini sangat enak dan kaya akan rasa.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang makanan khas Jakarta yang sering kamu lupakan. Tanpa berlama-lama lagi, yuk kita bahas.
1. Kerak Telor
Siapa yang tak kenal dengan makanan khas Jakarta yang satu ini? Saat ini, kerak telor identik dengan perayaan ulang tahun Jakarta, dimana banyak sekali penjual kerak telor yang dapat ditemukan di Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Kerak telor sendiri adalah makanan yang terbuat dari telur (bisa ayam atau bebek, tergantung selera), beras, dan serundeng.
 Kerak telor sering kali dianggap sebagai makanan yang sangat unik. Hal ini dikarenakan proses pembuatannya yang menggunakan
Beras akan dimasak di atas tungku arang hingga menjadi aronan nasi. Kemudian, aron nasi tersebut akan dicampur dengan telur bebek atau ayam dan diaduk rata beserta dengan bumbu pendukung lain. Seperti garam, lada, dan penyedap rasa.

Setelah aron nasi dan telur tercampur dengan sempurna, aron nasi tersebut akan dibuat lebar agar kerak telornya bisa matang dengan sempurna di atas arang. 

Setelah dipanggang di atas arang, kerak telor akan berwarna kecoklatan. Setelah proses masak selesai, kerak telor akan disajikan dengan serundeng kelapa yang di taburi di atas kerak telor tersebut. Tak lupa juga dengan taburan bawang goreng yang menjadi pelengkap dari topping kerak telor ini.

Kerak telor memiliki nama “kerak” karena aron nasi yang dimasak bersama telur berbentuk seperti kerak nasi yang ada saat nasi menjadi kering. Tekstur dan warnanya menyerupai kerak nasi yang biasanya menjadi keras dan berwarna kuning. 

2. Soto Betawi


Makanan berikutnya yang menjadi makanan khas ibukota Jakarta adalah soto betawi. Berbeda bedangan soto pada umumnya. Soto betawi memiliki ciri khas pada kuah santannya pekat dan gurih. 

Soto betawi biasanya memiliki isian daging sapi, jeroan sapi, dan juga kikil. Soto betawi ada juga yang menggunakan daging ayam. Sebenarnya, walaupun isian dari soto ini digantikan dengan daging atau topping lain, asalkan kuahnya adalah kuah santan yang kental dan gurih. Ini tetap soto betawi.

Namun, banyak sekali yang memodifikasi kuah dari soto betawi ini. Beberapa diantara masyarakat setempat memodifikasi atau menggantikan penggunaan santan kelapa menjadi susu sapi. 

Meskipun keduanya berbeda, tetapi rasa kuah yang dihasilkan sama-sama memiliki cita rasa yang sangat kuat dan unik. 

Paling enak makan soto betawi pakai nasi hangat dan sambal bukan? Yap! Makanan pendamping dari soto betawi adalah nasi pulih yang hangat. Keduanya adalah paduan menu yang membuat semua orang tergila-gila

3. Roti Buaya


Siapa yang takut sama buaya? Yap! Hampir semua orang akan pergi terbirit-birit jika melihat binatang yang satu ini. Namun, tahukah kamu kalau buaya adalah salah satu hewan yang paling terkenal dengan kesetiaannya?

Yap! Betul sekali. Buaya adalah hewan yang setia dengan pasangannya, seperti yang dilakukan oleh burung merpati. Hanya ada satu pasangan selama masa hidupnya. 

Berdasarkan hal tersebut, buaya menjadi salah satu lambang dari acara pernikahan adat di Jakarta. Eits, bukan harus menghadirkan buaya yang sesungguhnya ya. Melainkan, dilambangkan dengan roti. 

Dalam pernikahan adat di Jakarta, roti buaya menjadi hal yang paling istimewa, karena arti dan makna dari roti buaya ini sangat dalam. Sehingga dalam pernikahan yang sedang berlangsung tersebut diharapkan kedua pasangan juga saling setia satu sama lain, seperti buaya.

Hal lucu terjadi beberapa tahun terakhir, ketika lelaki yang senang bermain dan memangsa wanita juga disebut sebagai buaya. Padahal, buaya pada kenyataannya adalah salah satu hewan yang paling setia pada pasangannya.

Kalau menurut kamu gimana nih? Apakah kamu setuju dengan pendapat di atas? Apapun pendapat kamu, roti buaya adalah makanan khas yang berasal dari daerah Jakarta loh. Jadi, apakah kamu pernah melihat secara langsung bentuk dan rupa dari roti buaya ini? Atau kamu pernah memakannya?

4. Nasi Uduk


Tak kenal nasi uduk? Wah, kalau kamu tak kenal nasi uduk, yuk kita kenalan. 

Nasi uduk adalah salah satu makanan khas DKI Jakarta. Meskipun kamu bisa menemukan keberadaan penjual nasi uduk di seluruh daerah di Indonesia, siapa sangka bahwa kampung halaman nasi uduk adalah Jakarta

Nasi uduk merupakan makanan khas Jakarta yang memiliki ciri khas pada nasi yang rasanya sangat gurih dan menggoda. Nasi uduk dibuat dari beras yang dimasak dengan santan dengan berbagai rempah. Seperti lengkuas, daun salam, daun sereh, dan daun jeruk. 

Berbagai rempah yang ditambahkan selama proses memasak nasi ini membuat nasi semakin wangi dan gurih. Nasi uduk tak lengkap jika tidak ada makanan pendamping bukan? 

Beberapa makanan pendamping dari nasi uduk adalah semur jengkol, semur tahu, telur balado, telur dadar, sambal, bihun goreng atau bisa juga mie goreng, bawang goreng, dan yang boleh ketinggalan adalah kerupuk.

Saat ini, nasi uduk adalah makanan khas yang menjadi makanan keseharian. Nasi uduk ini biasa dijual oleh pedagang sebagai makanan untuk sarapan pagi dan makan malam. Nasi uduk juga sangat nikmat jika ditemani dengan bakwan (bala-bala) dan sambal kacangnya, serta teh hangat.

Siapa yang kalau pagi sarapannya pakai nasi uduk?

5. Lontong Sayur


Sudah tak asing lagi dengan makanan yang satu ini bukan? Lontong sayur adalah makanan yang biasa menemani kita saat merayakan hari raya lebaran. Namun, tahukah kamu kalau ternyata lontong sayur adalah makanan khas dari Jakarta?

Di DKI Jakarta, kamu akan dengan sangat mudah menemukan penjual lontong sayur. Mereka ada di saat siang maupun sore, jadi jangan khawatir jika kamu terlambat membelinya, karena mereka akan selalu ada.

Makanan ini berisi lontong sayang disiram dengan kuah santan kental yang berisi dengan berbagai sayur dan rempah. Kuah lontong sayur ini sangat beragam. Ada yang kuahnya seperti kuah kari, berwarna kuning.

Namun, ada juga yang berwarna agak merah karena rempah dan cabai yang digunakan. Meskipun cabai menjadi salah satu rempah lontong ini tidak pedas loh. Justru, cabai menambah rasa kuah lontong sayur ini semakin nikmat.

Kuah dari lontong sayur biasanya berisi labu siam, tempe, irisan pepaya muda, bihun (tergantung penjual). Beberapa penjual juga biasanya menambahkan tahu, telur rebus, dan juga potongan daging ayam. Tergantung bagaimana mereka menyesuaikan resepnya.

Sama seperti nasi uduk, makanan khas Jakarta yang satu ini juga biasa dijadikan sebagai menu sarapan dan menu makan malam oleh warga sekitar. Porsi dari lontong yang cukup banyak, membuat orang-orang yang memakannya akan merasa kenyang.

Kira-kira, di daerah kamu banyak atau tidak yang menjual lontong sayur? Jangan lupa juga untuk mencicipi makanan khas DKI Jakarta yang satu ini ya.

6. Soto Tangkar


Banyak sekali orang yang tidak dapat membedakan mana soto betawi dan soto tangkar. Kedua makanan khas DKI Jakarta ini ternyata memiliki perbedaan pada rempah-rempah bumbunya loh.

Tak beda dengan bumbu soto betawi yang menggunakan bumbu merah dengan daun salam, daun sereh, serta lengkuas, soto tangkar juga menggunakan rempah tersebut dalam bumbunya. 

Namun siapa yang mengira bahwa soto tangkar memiliki kelebihan pada bumbu kuahnya yang ditambahkan jinten dan kapulaga. Ternyata dua rempah ini yang menjadi pembeda soto tangkar dan soto betawi.

Meskipun serupa tapi tak sama, kedua soto ini tetap menjadi favorit seluruh masyarakat Indonesia. Dengan rasanya yang gurih dah memikat hati, kedua soto ini pun mudah untuk ditemui di berbagai daerah.

Sama halnya dengan soto betawi. Soto tangkar juga paling nikmat jika disajikan dengan nasi putih yang hangat. Tak lupa dengan jeruk limau atau jeruk nipis, sambal, dan emping. 

Makan pendamping soto ini adalah makanan yang paling cocok untuk soto.

7. Semur Jengkol


Banyak sekali yang menghindari salah satu masakan ini. Jengkol memang memiliki bau yang sangat menyengat dan kurang sedap. Namun, tahukah kamu, jika jengkol dimasak dengan cara yang benar, bau yang dikeluarkan dari buah ini tidak akan tercium sama sekali?

Beberapa orang mengatakan bahwa dengan merebus jengkol dengan bubuk kopi akan mengurangi bau yang tidak sedap tersebut. Ada pula yang mengatakan bahwa dengan merebusnya secara berkali-kali dalam waktu yang lama dapat membuat jengkol empuk dan mengurangi baunya.

Namun, yang harus kamu ketahui adalah sebelum kamu merebus jengkol, kamu harus merendam jengkol tersebut selama satu malam menggunakan air dan bubuk kopi. Setelah itu baru merebusnya kembali dengan kopi, daun salam, daun sereh.

Beginilah salah satu cara untuk mengurangi aroma jengkol yang kurang sedap.

8. Tape Uli


Banyak sekali masyarakat yang belum tahu bahwa tape uli adalah salah satu makanan khas dari DKI Jakarta. Tape uli adalah hidangan yang biasa disediakan oleh orang Jakarta kala lebaran. 

Konon katanya, makanan khas Jakarta yang satu ini melambangkan persaudaraan, persatuan, dan keeratan persaudaraan loh.

Makanan ini terdiri dari olahan tape ketan dan kentannya itu sendiri. Jadi, ketua bahan tape uli ini bahan dasarnya adalah ketan. Namun, terdapat perbedaan proses pengolahannya.

Tape itu terbuat dari beras ketan hitam yang dikukus hingga matang dan dicampurkan ragi tape. Kemudian, akan didiamkan selama beberapa saat sampai tape tersebut memiliki cita rasa asam, manis, dan juga sedikit berair. 

Sedangkan uli, yang berwarna putih ini, terbuat dari beras ketan yang berwarna putih. Beras ketan yang berwarna putih ini akan dikukus sampai matang dan ditumbuk sampai halus. 

Setelah itu, beras ketan putih yang sudah halus akan dicampurkan dengan parutan kelapa. Setelah itu, ketan beras putih dan kelapa yang sudah tercampur, adonan ini akan direbus kembali dan ditumbuk kembali sampai halus. 

Kemudian, dibentuk sesuai dengan selera dan dibungkus dengan daun pisang. Begitulah gambaran dari pembuatan tape uli makanan khas DKI Jakarta ini.

Kedua makanan ini bisa berdiri sendiri-sendiri dan bisa juga disatukan. Tape dan uli bisa dikonsumsi secara terpisah. Uli bisa disantap dengan cara digoreng atau dibakar loh. 

Meskipun cara penyajiannya yang berbeda (dibakar atau digoreng), jika ditambahkan dengan tape, makanan ini akan sepenuhnya menjadi sempurna secara cita rasa.

Orang yang memakannya akan jatuh cinta dengan kegurihan dan keunikan tekstur dari tape uli ini. Kalau kamu, apakah kamu sudah pernah mencobanya?


9. Dodol Betawi


Ada banyak sekali jenis dodol yang tersebar di Indonesia. Ada dodol betawi, tapi ada juga dodol Garut. Dodol adalah makanan yang identik dengan warna coklat dan rasanya yang manis.

Tekstur dari dodol yang legit dan kenyal ini, menjadikan makanan ini mudah dikenal oleh masyarakat (lokal maupun mancanegara). Bagi masyarakat Jakarta, dodol memiliki arti sebagai lambang dari gotong royong. Hal ini dikarenakan pembuatan dodol yang membutuhkan waktu kurang lebih tujuh sampai sepuluh jam lamanya. 

Hal paling mendasar yang harus kamu ketahui untuk melihat perbedaan dodol betawi dan dodol Garut adalah sebagai berikut. Dodol Garut setelah seluruh proses pembuatannya selesai, akan dicetak dan dicelupkan ke cairan gula pasir putih. 

Setelah itu, dodol baru dibungkus atau dikemas. Pencelupan dodol kedalam cairan gula tersebut dilakukan untuk menambah tekstur dari dodol ketika digigit.

Dodol Garut jika diperhatikan dengan seksama akan terlihat lebih keras pada bagian luar, karena dodol Garut dilapisi oleh cairan gula tadi. 

Lain hal dengan dodol betawi asal Jakarta. Dodol ini ketika seluruh proses pembuatannya berakhir, dodol ini langsung dicetak dan dibungkus. Dodol betawi dibungkus tanpa melalui proses pencelupan ke dalam cairan gula. Sehingga ketika dimakan, dodol betawi akan lebih lengket dan kenyal dibandingkan dodol Garut.

Saat ini, dodol menjadi salah satu makanan khas DKI Jakarta yang sulit ditemukan. Dodol hanya akan diproduksi ketika ada acara tertentu yang skala perayaannya sangat besar (nasional). 

Meskipun begitu, masih banyak komunitas pembuat dodol loh. Salah satunya adalah masyarakat Tionghoa yang masih memproduksi dodol untuk acara adat seperti imlek (tahun baru) dan acara lainnya


Sumber disinidisini

Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas jakarta dari sekaloh sayaa , link nya ada di bawah ya 


pondok pesantren

pada tahun 2018 lebih tepatnya kamis 12 juli dimana di hari itu hari pertama aku menginjakkan kaki kesebuah pondok pesantren,awalnya sih kei...