kuliner

Selasa, 29 November 2022

kuliner khas palembang

Makanan Khas Palembang - Palembang sebagai kota tertua di Indonesia menyimpan berbagai pesona wisata yang tak habis dijelajahi. Sebagai kota terbesar kedua setelah Medan di Pulau Sumatera, Palembang juga terkenal akan kelezatan kuliner yan ditawarkannya. Banyaknya akulturasi yang terjadi di kota besar ini membuat kuliner khas Palembang yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri.

Palembang tak hanya punya kuliner pempek sebagai makanan kebanggaan daerah ini. Apa aja kuliner khas palembang wajib dicoba selain pempek? Berikut daftar kuliner khas Palembang selain pempek yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar wisata kuliner saat berkunjung ke Palembang

Kuliner Khas Palembang

1. Tekwan
Selain pempek, Palembang juga terkenal akan tekwan sebagai makanan khasnya. Tekwan yang juga sering disebut sebagai baksonya Palembang ini, dibuat menggunakan bumbu yang hampir sama dengan pempek. Jadi kalau kamu suka sama pempek udah pasti akan suka juga sama tekwan. 

2. Celimpungan
Salah satu kuliner khas Palembang selain pempek lainnya adalah celimpungan. Makanan yang kerap meramaikan perayaan hari raya lebaran ini dibuat menggunakan bahan dasar yang sama seperti pempek dan tekwan, yaitu ikan dan sagu. Namun, yang membedakan celimpungan dari tekwan adalah bentuknya yang lebih besar. 

Kalau tekwan menggunakan kuah kaldu udang, celimpungan menggunakan kuah kari sebagai pelengkapnya. Buat kamu yang menggemari makanan gurih, celimpungan adalah kuliner khas Palembang yang cocok untuk lidahmu.

3. ModelSatu lagi kuliner khas Palembang yang menggunakan kuah kaldu udang sebagai pelengkapnya, Model. Berbeda dengan tekwan yang direbus atau dikukus, adonan Model yang diisi dengan tahu digoreng terlebih dahulu sebelum nantinya dituang dengan ke kuah kaldu udang. 

Makanan ini dibuat dengan menggunakan ikan tenggiri sebagai bahan utamanya dan dipadukan dengan tahu cina. Rasanya gurih, teksturnya garing dan pastinya sangat segar!

4. Pindang Patin
Setelah pempek dan tekwan, ada satu lagi makanan primadona dari Palembang yaitu pindang patin. Pindang patin merupakan kuliner yang dibuat dari Ikan patin yang kemudian disajikan dengan kuah santan. Sebelum disajikan dengan kuah santan, ikan patin terlebih dahulu dimasak dengan bumbu dan rempah khas Palembang. Kuliner ini memiliki cita rasa asam, manis, dan pedas. Kuliner ini paling sedap disajikan selagi hangat dan dimakan bersama nasi putih serta sambal tempoyak.

5. Burgo
Burgo memiliki tampilan yang mirip seperti kwetiau. Adonan burgo terbuat dari tepung beras dan tepung sagu, kemudian dimasak seperti dadar gulung tipis. Setelah itu digulung dan diiris tipis. Biasanya burgo disajikan dengan kuah santan gurih berbumbu bawang putih, lengkuas, kencur, kunyit, ketumbar, dan kemiri. Suwiran daging ikan atau tambahan celimpungan juga biasa ditambahkan untuk melengkapi kelezatan dari makanan khas Palembang yang satu ini.

6. Mie Celor

Buat para pecinta mie, Palembang juga memiliki kuliner khas yang menggunakan mie sebagai bahan dasarnya yakni Mie Celor. Keunikan mie celor terdapat pada kuahnya yang berasal dari kaldu ebi. Satu porsi lengkap mie celor terdiri dari mie, kuah santan kaldu ebi, tauge, telur, kucai, dan daging udang. Mie yang digunakan untuk mie celor adalah mie telur sehingga teksturnya berbeda dengan kebanyakan hidangan mie yang dikenal. Hal unik lainnya, tiap produsen mie telur di Palembang memiliki cita rasa yang berbeda loh. Bagi orang Palembang, mie celor biasa disantap di pagi hari sebagai menu sarapan.

7. Sambal Tempoyak

Sambal tempoyak adalah sambal terkenal dari Palembang. Sambal ini juga merupakan sambal khas Palembang. Dibuat dari fermentasi durian membuat sambal tempoyak memiliki cita rasa asam, pedas, dan manis dilengkapi dengan aroma durian. 

Cara membuatnya adalah dengan menumis daging durian bersamaan dengan cabai dan bawang. Kamu bisa menikmati berbagai macam hidangan khas Palembang lainnya dengan sambal ini. Ingin yang lebih mantap? Kamu bisa mencoba menyantap menu ikan air tawar khas Palembang, kemudian cocol dengan sambal tempoyak. Dijamin nagih!

8. Malbi

Kalau sebelumnya kebanyakan kuliner khas Palembang berbahan dasar ikan, hidangan kali ini menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya. Tampilannya mirip seperti semur daging, namun kamu akan merasakan perbedaannya saat sudah mencicipi hidangan ini. 

Kamu akan menemukan rasa ladesa, pala, serta asam saat menikmati Malbi. Daging empuk dilengkapi dengan cita rasa rempah khas Palembang akan memperlengkap kenikmataan hidangan Malbi.

9. Kue 8 Jam

Sesuai dengan namanya, makanan khas Palembang satu ini memerlukan waktu selama 8 jam dalam proses pembuatannya. Memiliki perpaduan tekstur lembut dan kenyal serta cita rasa manis yang sangat khas, Kue 8 Jam adalah makanan khas Palembang yang kerap disuguhkan ketika hari raya seperti Lebaran ataupun acara hajatan.

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

Senin, 28 November 2022

kuliner khas surabaya

5 Makanan Khas Surabaya yang Enak dan Bikin Ketagihan, Wajib Dicoba

Surabaya bisa kamu nikmati di siang hari maupun malam hari. Berbagai makanan khas dnegan bumbu yang unik bisa menjadi pilihan kamu saat berwisata kuliner di kota terbesar kedua di Indonesia ini.
Tinggal menyesuaikan dengan selera makan kamu, kamu bisa menikmati makanan khas Surabaya yang enak dan lezat. Selain memiliki cita rasa yang menggugah selera, kuliner Surabaya juga memiliki harga yang cukup terjangkau. 
Makanan khas Surabaya memiliki cita rasa yang unik, sehingga wajib kamu coba saat berkunjung. Berbagai jenis makanan seperti rawon, rujak cingur, hingga sate khas Surabaya tentunya sudah tidak asing lagi di telinga para penikmat kuliner.
Kamu bisa mencicipi berbagai jenis kuliner dengan rasa yang berbeda beda, dari manis, pedas, hingga gurih, sesuai selera di Kota Pahlawan ini. 
1.Rujak Cingur
Makanan khas Surabaya yang pertama adalah rujak cingur. Makanan ini menjadi salah satu menu khas Jawa Timur yang sudah terkenal seantero negeri. Rujak cingur terdiri dari potongan cingur atau hidung sapi yang sudah melalui proses perebusan lama sehingga empuk dan kenyal.

Kemudian, cingur tersebut akan dicampur dengan sayur rebus dan irisan lontong. Rujak cingur umum disajikan dengan campuran bumbu kacang dan petis khas Jawa Timur yang semakin menggugah selera. Pedagang rujak cingur sangat banyak bertebaran di Kota Surabaya. Jadi, tidak perlu bingung apabila gagal mencicipinya di sela liburan.

2.Rawon Setan
Rawon merupakan makanan khas Surabaya yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung di kota Pahlawan. Rawon Setan Mbak Endang yang ada di Jalan Embong Malang, Surabaya merupakan depot rawon setan yang asli dan pertama di Indonesia.

Disebut dengan rawon setan karena warung ini hanya buka di malam hari saja. Daging rawon di sini cukup besar dan juga empuk. Rasa kuahnya begitu menggugah selera. Terletak di tengah kota, membuat rumah makan rawon setan ini enggak pernah sepi pengunjung.

3.Pecel Semanggi Suroboyo
Makanan khas Surabaya ini menghidangkan kukusan semanggi, sejenis tanaman paku yang kemudian dicampur dengan daun papaya serta tauge lalu disiram bumbu kacang yang gurih, manis, juga pedas. Pecel Semanggi bisa dijumpai sekitar kawasan Masjid Al Akbar dan di Area Taman Bungkul. Pecel Semanggi umum dijajakan ibu-ibu yang duduk di pinggir jalan sejak pagi hingga sore.

4.Lontong Kupang
Lontong Kupang juga salah satu makanan khas Surabaya yang wajib dicoba. Kupang sendiri adalah sejenis kerang kecil-kecil yang direbus kemudian diberi siraman kuah kaldu gurih bersama perasan jeruk nipis dan sambal petis. Maka jangan sampai terlewatkan untuk mencicipi rasa nikmat dari makanan khas Surabaya ini.

5.Lontong Balap
Kabarnya, asal-usul nama Lontong Balap berasal dari para penjualnya yang selalu berlari ketika memikul dagangannya yang berat hingga terlihat seperti sedang balapan. Lontong Balap sendiri adalah salah satu makanan khas Surabaya yang menghidangkan tahu goreng, lentho atau perkedel kacang hijau, rebusan taoge, kemudian disiram dengan kuah manis dan gurih. Rasa dari Lontong Balap semakin mantap saat dinikmati dengan sambal petis. 

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

kuliner khas Malang

5 Kuliner Khas Malang, dari yang Legendaris sampai Kekinian

Kota malang Jawa Timur merupakan surga kuliner bagi para pecinta makanan. Pasalnya, kota ini puya banyak kuliner yang bisa didapatkan dengan harga terjangkau. Makan-makan di Malang tak kalah hemat daripada Solo dan Yogyakarta.

Pelancong yang hendak berwisata kuliner di Malang tentu harus tahu dulu makanan-makanan khas kota ini. Kuliner khas Malang sangat beragam jenis dan variasinya. 

1.Bakso Malang

2.Bakso Bakar

3.Orem-orem

4.Sate Kelinci

5.Ketan Topping

1. Bakso Malang

Bakso merupakan salah satu kuliner khas Malang yang paling dikenal dan digemari. Bakso khas Malang memiliki ragam isi yang lebih banyak daripada bakso di kota lain.

Selain bakso halus yang lebih sering disebut pentol, ada pula bakso urat atau pentol kasar, gorengan pangsit panjang atau kembang, mi kuning, soun, dan tahu. Selain itu biasanya juga disajikan lontong sebagai teman makan bakso.

Bakso dapat dengan mudah ditemui di kota Malang. Mulai dari gerobak kaki lima sampai restoran. Variasi bakso yang disediakan pun semakin beragam. Misalnya bakso mercon, bakso seafood, bakso sum-sum, hingga bakso gulung.

2.bakso bakar
Selain bakso biasa, Malang juga mulai dikenal karena kuliner bakso bakarnya. Makanan ini terbuat dari bakso kasar atau halus yang dibakar bersama bumbu kecap, bawang, dan bumbu cabai.

Biasanya makanan khas Malang ini juga disajikan bersama semangkuk kuah bakso, sambal kecap, dan soun melimpah.

3. Orem-orem
Selanjutnya ada orem-orem yang juga dikenal sebagai kuliner khas Malang. Penampilannya tak terlalu berbeda dengan sayur lodeh.

Masakan dengan kuah santan encer ini berbahan dasar irisan tempe dan tahu. Orem-orem biasa disajikan dengan ketupat serta tauge sebagai pugasan.

4. Sate Kelinci
Bagi beberapa orang, sate kelinci termasuk kuliner ekstrem karena daging hewan bertelinga panjang itu tak biasa disantap. Namun di daerah-daerah dataran tinggi, makanan ini cukup mudah ditemui.

Batu, Malang juga menjadi tempat wisata kuliner sate kelinci yang cukup populer di antara pelancong luar Malang. Seporsi sate ini biasanya terdiri dari sepuluh tusuk daging dengan potongan kecil-kecil yang sekilas mirip sate ayam.

5.ketan topping

Selain sate kelinci, Batu juga punya kuliner khas lain. Makanan khas Malang berupa ketan topping ini menampilkan sepiring ketan kukus yang disajikan bersama berbagai jenis pugasan. Misalnya kental manis, keju, saus durian, pisang, cokelat, hingga daging ayam.


Penjual ketan topping yang paling populer di Malang adalah warung Pos Ketan Legenda yang berada di samping Alun-Alun Batu. Namun cabangnya juga bisa ditemukan di pusat kota Malang.

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

Sabtu, 01 Oktober 2022

kuliner khas jakarta

9 Makanan Khas Jakarta yang Wajib DiCoba!

Indonesia memang dikenal dengan beraneka ragam flora dan fauna, serta pemandangan alamnya yang sungguh luar biasa. Tak heran jika banyak sekali wisatawan asing yang ingin berkunjung ke Indonesia untuk berlibur.

Tak kalah dengan pemandangan dan keragaman budaya yang unik, Indonesia juga identik dengan makanan serta wisata kuliner yang memiliki cita rasa rempah yang paling dahsyat. Salah satunya adalah di Jakarta.
Siapapun pasti mengenal Jakarta. Salah satu kota terbesar yang menjadi Ibu kota dari negara Indonesia. Secara resmi, nama Jakarta adalah Daerah Khusus Ibukota Jakarta atau biasa disingkat dan dikenal dengan DKI Jakarta. 

Jakarta sendiri sudah beberapa kali berganti nama. Nama-nama Jakarta pada masa lalu adalah Sunda Kelapa, Jayakarta, dan Batavia. Kota Jakarta adalah pusat dari bisnis, politik, dan kebudayaan di Indonesia. Tak hanya itu, kantor-kantor pusat pemerintahan juga terletak di Jakarta.
Jakarta memiliki banyak sekali makanan khas yang wajib kamu coba. Meskipun banyak diantaranya adalah makanan yang jarang sekali dijual dan ketahui wisatawan. Namun, makanan khas Jakarta ini sangat enak dan kaya akan rasa.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang makanan khas Jakarta yang sering kamu lupakan. Tanpa berlama-lama lagi, yuk kita bahas.
1. Kerak Telor
Siapa yang tak kenal dengan makanan khas Jakarta yang satu ini? Saat ini, kerak telor identik dengan perayaan ulang tahun Jakarta, dimana banyak sekali penjual kerak telor yang dapat ditemukan di Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Kerak telor sendiri adalah makanan yang terbuat dari telur (bisa ayam atau bebek, tergantung selera), beras, dan serundeng.
 Kerak telor sering kali dianggap sebagai makanan yang sangat unik. Hal ini dikarenakan proses pembuatannya yang menggunakan
Beras akan dimasak di atas tungku arang hingga menjadi aronan nasi. Kemudian, aron nasi tersebut akan dicampur dengan telur bebek atau ayam dan diaduk rata beserta dengan bumbu pendukung lain. Seperti garam, lada, dan penyedap rasa.

Setelah aron nasi dan telur tercampur dengan sempurna, aron nasi tersebut akan dibuat lebar agar kerak telornya bisa matang dengan sempurna di atas arang. 

Setelah dipanggang di atas arang, kerak telor akan berwarna kecoklatan. Setelah proses masak selesai, kerak telor akan disajikan dengan serundeng kelapa yang di taburi di atas kerak telor tersebut. Tak lupa juga dengan taburan bawang goreng yang menjadi pelengkap dari topping kerak telor ini.

Kerak telor memiliki nama “kerak” karena aron nasi yang dimasak bersama telur berbentuk seperti kerak nasi yang ada saat nasi menjadi kering. Tekstur dan warnanya menyerupai kerak nasi yang biasanya menjadi keras dan berwarna kuning. 

2. Soto Betawi


Makanan berikutnya yang menjadi makanan khas ibukota Jakarta adalah soto betawi. Berbeda bedangan soto pada umumnya. Soto betawi memiliki ciri khas pada kuah santannya pekat dan gurih. 

Soto betawi biasanya memiliki isian daging sapi, jeroan sapi, dan juga kikil. Soto betawi ada juga yang menggunakan daging ayam. Sebenarnya, walaupun isian dari soto ini digantikan dengan daging atau topping lain, asalkan kuahnya adalah kuah santan yang kental dan gurih. Ini tetap soto betawi.

Namun, banyak sekali yang memodifikasi kuah dari soto betawi ini. Beberapa diantara masyarakat setempat memodifikasi atau menggantikan penggunaan santan kelapa menjadi susu sapi. 

Meskipun keduanya berbeda, tetapi rasa kuah yang dihasilkan sama-sama memiliki cita rasa yang sangat kuat dan unik. 

Paling enak makan soto betawi pakai nasi hangat dan sambal bukan? Yap! Makanan pendamping dari soto betawi adalah nasi pulih yang hangat. Keduanya adalah paduan menu yang membuat semua orang tergila-gila

3. Roti Buaya


Siapa yang takut sama buaya? Yap! Hampir semua orang akan pergi terbirit-birit jika melihat binatang yang satu ini. Namun, tahukah kamu kalau buaya adalah salah satu hewan yang paling terkenal dengan kesetiaannya?

Yap! Betul sekali. Buaya adalah hewan yang setia dengan pasangannya, seperti yang dilakukan oleh burung merpati. Hanya ada satu pasangan selama masa hidupnya. 

Berdasarkan hal tersebut, buaya menjadi salah satu lambang dari acara pernikahan adat di Jakarta. Eits, bukan harus menghadirkan buaya yang sesungguhnya ya. Melainkan, dilambangkan dengan roti. 

Dalam pernikahan adat di Jakarta, roti buaya menjadi hal yang paling istimewa, karena arti dan makna dari roti buaya ini sangat dalam. Sehingga dalam pernikahan yang sedang berlangsung tersebut diharapkan kedua pasangan juga saling setia satu sama lain, seperti buaya.

Hal lucu terjadi beberapa tahun terakhir, ketika lelaki yang senang bermain dan memangsa wanita juga disebut sebagai buaya. Padahal, buaya pada kenyataannya adalah salah satu hewan yang paling setia pada pasangannya.

Kalau menurut kamu gimana nih? Apakah kamu setuju dengan pendapat di atas? Apapun pendapat kamu, roti buaya adalah makanan khas yang berasal dari daerah Jakarta loh. Jadi, apakah kamu pernah melihat secara langsung bentuk dan rupa dari roti buaya ini? Atau kamu pernah memakannya?

4. Nasi Uduk


Tak kenal nasi uduk? Wah, kalau kamu tak kenal nasi uduk, yuk kita kenalan. 

Nasi uduk adalah salah satu makanan khas DKI Jakarta. Meskipun kamu bisa menemukan keberadaan penjual nasi uduk di seluruh daerah di Indonesia, siapa sangka bahwa kampung halaman nasi uduk adalah Jakarta

Nasi uduk merupakan makanan khas Jakarta yang memiliki ciri khas pada nasi yang rasanya sangat gurih dan menggoda. Nasi uduk dibuat dari beras yang dimasak dengan santan dengan berbagai rempah. Seperti lengkuas, daun salam, daun sereh, dan daun jeruk. 

Berbagai rempah yang ditambahkan selama proses memasak nasi ini membuat nasi semakin wangi dan gurih. Nasi uduk tak lengkap jika tidak ada makanan pendamping bukan? 

Beberapa makanan pendamping dari nasi uduk adalah semur jengkol, semur tahu, telur balado, telur dadar, sambal, bihun goreng atau bisa juga mie goreng, bawang goreng, dan yang boleh ketinggalan adalah kerupuk.

Saat ini, nasi uduk adalah makanan khas yang menjadi makanan keseharian. Nasi uduk ini biasa dijual oleh pedagang sebagai makanan untuk sarapan pagi dan makan malam. Nasi uduk juga sangat nikmat jika ditemani dengan bakwan (bala-bala) dan sambal kacangnya, serta teh hangat.

Siapa yang kalau pagi sarapannya pakai nasi uduk?

5. Lontong Sayur


Sudah tak asing lagi dengan makanan yang satu ini bukan? Lontong sayur adalah makanan yang biasa menemani kita saat merayakan hari raya lebaran. Namun, tahukah kamu kalau ternyata lontong sayur adalah makanan khas dari Jakarta?

Di DKI Jakarta, kamu akan dengan sangat mudah menemukan penjual lontong sayur. Mereka ada di saat siang maupun sore, jadi jangan khawatir jika kamu terlambat membelinya, karena mereka akan selalu ada.

Makanan ini berisi lontong sayang disiram dengan kuah santan kental yang berisi dengan berbagai sayur dan rempah. Kuah lontong sayur ini sangat beragam. Ada yang kuahnya seperti kuah kari, berwarna kuning.

Namun, ada juga yang berwarna agak merah karena rempah dan cabai yang digunakan. Meskipun cabai menjadi salah satu rempah lontong ini tidak pedas loh. Justru, cabai menambah rasa kuah lontong sayur ini semakin nikmat.

Kuah dari lontong sayur biasanya berisi labu siam, tempe, irisan pepaya muda, bihun (tergantung penjual). Beberapa penjual juga biasanya menambahkan tahu, telur rebus, dan juga potongan daging ayam. Tergantung bagaimana mereka menyesuaikan resepnya.

Sama seperti nasi uduk, makanan khas Jakarta yang satu ini juga biasa dijadikan sebagai menu sarapan dan menu makan malam oleh warga sekitar. Porsi dari lontong yang cukup banyak, membuat orang-orang yang memakannya akan merasa kenyang.

Kira-kira, di daerah kamu banyak atau tidak yang menjual lontong sayur? Jangan lupa juga untuk mencicipi makanan khas DKI Jakarta yang satu ini ya.

6. Soto Tangkar


Banyak sekali orang yang tidak dapat membedakan mana soto betawi dan soto tangkar. Kedua makanan khas DKI Jakarta ini ternyata memiliki perbedaan pada rempah-rempah bumbunya loh.

Tak beda dengan bumbu soto betawi yang menggunakan bumbu merah dengan daun salam, daun sereh, serta lengkuas, soto tangkar juga menggunakan rempah tersebut dalam bumbunya. 

Namun siapa yang mengira bahwa soto tangkar memiliki kelebihan pada bumbu kuahnya yang ditambahkan jinten dan kapulaga. Ternyata dua rempah ini yang menjadi pembeda soto tangkar dan soto betawi.

Meskipun serupa tapi tak sama, kedua soto ini tetap menjadi favorit seluruh masyarakat Indonesia. Dengan rasanya yang gurih dah memikat hati, kedua soto ini pun mudah untuk ditemui di berbagai daerah.

Sama halnya dengan soto betawi. Soto tangkar juga paling nikmat jika disajikan dengan nasi putih yang hangat. Tak lupa dengan jeruk limau atau jeruk nipis, sambal, dan emping. 

Makan pendamping soto ini adalah makanan yang paling cocok untuk soto.

7. Semur Jengkol


Banyak sekali yang menghindari salah satu masakan ini. Jengkol memang memiliki bau yang sangat menyengat dan kurang sedap. Namun, tahukah kamu, jika jengkol dimasak dengan cara yang benar, bau yang dikeluarkan dari buah ini tidak akan tercium sama sekali?

Beberapa orang mengatakan bahwa dengan merebus jengkol dengan bubuk kopi akan mengurangi bau yang tidak sedap tersebut. Ada pula yang mengatakan bahwa dengan merebusnya secara berkali-kali dalam waktu yang lama dapat membuat jengkol empuk dan mengurangi baunya.

Namun, yang harus kamu ketahui adalah sebelum kamu merebus jengkol, kamu harus merendam jengkol tersebut selama satu malam menggunakan air dan bubuk kopi. Setelah itu baru merebusnya kembali dengan kopi, daun salam, daun sereh.

Beginilah salah satu cara untuk mengurangi aroma jengkol yang kurang sedap.

8. Tape Uli


Banyak sekali masyarakat yang belum tahu bahwa tape uli adalah salah satu makanan khas dari DKI Jakarta. Tape uli adalah hidangan yang biasa disediakan oleh orang Jakarta kala lebaran. 

Konon katanya, makanan khas Jakarta yang satu ini melambangkan persaudaraan, persatuan, dan keeratan persaudaraan loh.

Makanan ini terdiri dari olahan tape ketan dan kentannya itu sendiri. Jadi, ketua bahan tape uli ini bahan dasarnya adalah ketan. Namun, terdapat perbedaan proses pengolahannya.

Tape itu terbuat dari beras ketan hitam yang dikukus hingga matang dan dicampurkan ragi tape. Kemudian, akan didiamkan selama beberapa saat sampai tape tersebut memiliki cita rasa asam, manis, dan juga sedikit berair. 

Sedangkan uli, yang berwarna putih ini, terbuat dari beras ketan yang berwarna putih. Beras ketan yang berwarna putih ini akan dikukus sampai matang dan ditumbuk sampai halus. 

Setelah itu, beras ketan putih yang sudah halus akan dicampurkan dengan parutan kelapa. Setelah itu, ketan beras putih dan kelapa yang sudah tercampur, adonan ini akan direbus kembali dan ditumbuk kembali sampai halus. 

Kemudian, dibentuk sesuai dengan selera dan dibungkus dengan daun pisang. Begitulah gambaran dari pembuatan tape uli makanan khas DKI Jakarta ini.

Kedua makanan ini bisa berdiri sendiri-sendiri dan bisa juga disatukan. Tape dan uli bisa dikonsumsi secara terpisah. Uli bisa disantap dengan cara digoreng atau dibakar loh. 

Meskipun cara penyajiannya yang berbeda (dibakar atau digoreng), jika ditambahkan dengan tape, makanan ini akan sepenuhnya menjadi sempurna secara cita rasa.

Orang yang memakannya akan jatuh cinta dengan kegurihan dan keunikan tekstur dari tape uli ini. Kalau kamu, apakah kamu sudah pernah mencobanya?


9. Dodol Betawi


Ada banyak sekali jenis dodol yang tersebar di Indonesia. Ada dodol betawi, tapi ada juga dodol Garut. Dodol adalah makanan yang identik dengan warna coklat dan rasanya yang manis.

Tekstur dari dodol yang legit dan kenyal ini, menjadikan makanan ini mudah dikenal oleh masyarakat (lokal maupun mancanegara). Bagi masyarakat Jakarta, dodol memiliki arti sebagai lambang dari gotong royong. Hal ini dikarenakan pembuatan dodol yang membutuhkan waktu kurang lebih tujuh sampai sepuluh jam lamanya. 

Hal paling mendasar yang harus kamu ketahui untuk melihat perbedaan dodol betawi dan dodol Garut adalah sebagai berikut. Dodol Garut setelah seluruh proses pembuatannya selesai, akan dicetak dan dicelupkan ke cairan gula pasir putih. 

Setelah itu, dodol baru dibungkus atau dikemas. Pencelupan dodol kedalam cairan gula tersebut dilakukan untuk menambah tekstur dari dodol ketika digigit.

Dodol Garut jika diperhatikan dengan seksama akan terlihat lebih keras pada bagian luar, karena dodol Garut dilapisi oleh cairan gula tadi. 

Lain hal dengan dodol betawi asal Jakarta. Dodol ini ketika seluruh proses pembuatannya berakhir, dodol ini langsung dicetak dan dibungkus. Dodol betawi dibungkus tanpa melalui proses pencelupan ke dalam cairan gula. Sehingga ketika dimakan, dodol betawi akan lebih lengket dan kenyal dibandingkan dodol Garut.

Saat ini, dodol menjadi salah satu makanan khas DKI Jakarta yang sulit ditemukan. Dodol hanya akan diproduksi ketika ada acara tertentu yang skala perayaannya sangat besar (nasional). 

Meskipun begitu, masih banyak komunitas pembuat dodol loh. Salah satunya adalah masyarakat Tionghoa yang masih memproduksi dodol untuk acara adat seperti imlek (tahun baru) dan acara lainnya


Sumber disinidisini

Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas jakarta dari sekaloh sayaa , link nya ada di bawah ya 


Jumat, 30 September 2022

Kuliner khas jambi

  5.akanan Khas Jambi yang Wajib Dicicipi Saat Bertandang ke Jambi

Tak lengkap rasanya kalau berkunjung ke Jambi tanpa berwisata kuliner. Makanan khas Jambi ada beragam dan terkenal dengan cita rasa yang kuat dengan aroma yang menggugah selera.

Sama halnya dengan beberapa daerah lainnya di Sumatera, makanan khas Jambi mendapat pengaruh dari kuliner Melayu.

Masakan daerah ini menggunakan rempah-rempah yang banyak dan berkuah kental.

Namun justru itulah yang membuat makanan Jambi banyak dicari orang, terutama mereka penyuka hidangan bercita rasa kuat.

Berwisata kuliner di Jambi dijamin tidak akan pernah bosan karena kuliner yang ditawarkan ada banyak dan jenisnya berbeda-beda. Mulai dari gulai, soto, sate, lakso, semuanya ada.

Berikut adalah ragam makanan khas Jambi yang dijamin akan bikin ketagihan saat menyantapnya. Apa saja? Simak yuk, Moms!

1. Gulai Tepek Ikan




Nah, kalau Moms dan keluarga berencana menyambangi provinsi yang terletak di pesisir timur bagian tengah Pulau Sumatera itu, jangan lupa untuk mencicipi makanan khasnya ya!


Ragam Makanan Khas Jambi

Tepek ikan adalah makanan khas Jambi berupa perpaduan antara sagu tani dan ikan gabus atau ikan tenggiri yang direbus kemudian digulai.

Dinamakan tepek karena makanan ini dibuat dengan cara ditepek atau dipipihkan dalam bahasa Jambi.

Bentuk awal tepek pipih dan dipotong-potong berbentuk jajaran genjang. Teksturnya sangat empuk dan kenyal.

Soal rasa tidak perlu diragukan lagi, Moms! Makanan khas Jambi ini rasanya lezat karena diolah dengan berbagai macam rempah pilihan.

Gulai tepek hanya disajikan pada waktu-waktu tertentu, misalnya, pernikahan, kenduri, acara adat, atau acara penyambutan tamu.

Jadi, makanan ini tidak dijual bebas di warung makan.

2. Tempoyak Ikan Patin



Moms mungkin cukup familiar dengan makanan ini, karena merupakan makanan khas Jambi dan daerah-daerah di Sumatera yang berasal dari warisan leluhur Melayu.

Tempoyak adalah hasil fermentasi dari buah durian. Ya, Jambi memang salah satu daerah penghasil durian.

Di Jambi, ikan patin diolah dengan tempoyak yang dicampur rempah-rempah seperti kunyit, cabai merah, bawang putih dan bawang merah.

Cita rasanya segar dan nikmat, perpaduan antara rasa pedas, manis dan asam yang menyatu.

3. Nasi Gemuk


Kalau Jakarta punya nasi uduk Jambi punya nasi gemuk.

Memasak nasi gemuk cukup mudah, beras dicampur santan, daun salam, daun jeruk dan daun pandan agar rasanya gurih dan nikmat.Saat disajikan, sepiring nasi gemuk dilengkapi dengan teri goreng, kacang tanah goreng dan orek tempe.

Kadang dilengkapi telur dengan didadar lalu diiris tipis-tipis, telur digoreng mata sapi ataupun telur rebus. Menyantapnya pun dengan emping melinjo.

Makanan khas Jambi nasi gemuk umumnya hanya tersedia pada pagi sebagai menu sarapan sebelum beraktivitas seharian.

4. Kerutup Ikan


Buat Moms pecinta masakan berbahan dasar ikan wajib mencoba kerutup ikan khas Jambi.

Bahan utama makanan ini adalah ikan air tawar berupa ikan nila ikan mas, atau bisa menggunakan jenis ikan sesuai selera
Ikan dicampur dengan rempah-rempah segar yang dihaluskan, lalu dibungkus dengan daun pisang.

Disebut kerutup ikan karena saat menggoreng ikan yang dibungkus dengan daun pisang, akan terdengar bunyi berdetasan.

Sesuai arti kerutup yaitu tiruan bunyi berdetasan seperti bunyi daun basah yang terbakar.

5. Gulai Talang


Meski tidak sepopuler makanan khas Jambi lainnya, hidangan gulai talang tidak kalah lezat, lho! Hidangan ini berbahan utama daging bebek atau daging ayam.

Berbeda dengan sajian gulai lainnya, gulai talang tidak menggunakan santan dalam olahannya.
bisa ditemukan di dapur seperti bawang putih, bawang merah cabai rawit hijau, kunyit, jahe, ketumbar dan garam.

Karena tanpa santan, kuahnya berwarna sedikit kuning kecokelatan. Cocok disantap bersama nasi putih hangat.

6. Rendang Ce6 Makanan Khas Jambi yang Wajib Dicicipi Saat Bertandang ke Jambi



Tak lengkap rasanya kalau berkunjung ke Jambi tanpa berwisata kuliner. Makanan khas Jambi ada beragam dan terkenal dengan cita rasa yang kuat dengan aroma yang menggugah selera.

Sama halnya dengan beberapa daerah lainnya di Sumatera, makanan khas Jambi mendapat pengaruh dari kuliner Melayu.

Masakan daerah ini menggunakan rempah-rempah yang banyak dan berkuah kental.

Namun justru itulah yang membuat makanan Jambi banyak dicari orang, terutama mereka penyuka hidangan bercita rasa kuat.

Nah, kalau Moms dan keluarga berencana menyambangi provinsi yang terletak di pesisir timur bagian tengah Pulau Sumatera itu, jangan lupa untuk mencicipi makanan khasnya ya!

Berwisata kuliner di Jambi dijamin tidak akan pernah bosan karena kuliner yang ditawarkan ada banyak dan jenisnya berbeda-beda. Mulai dari gulai, soto, sate, lakso, semuanya ada.

Berikut adalah ragam makanan khas Jambi yang dijamin akan bikin ketagihan saat menyantapnya. Apa saja? Simak yuk, Moms!


Sumber disinidisini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas jambi dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya


Selasa, 27 September 2022

kuliner khas padang

9 Rekomendasi Makanan Khas Padang

Makanan khas Padang memiliki cita rasa dan aroma yang unik. Selain rendang, beberapa makanan tradisional lainnya layak untuk dicicipi, seperti sate padang, gulai itiak, sampai lamang. Makanan khas Padang menjadi salah satu incaran para wisatwan ketika berkunjung ke kota terbesar di pantai barat Pulau Sumatra ini. Rasanya yang unik dengan aroma yang menggugah mampu menggoda setiap pengunjung yang datang.

Dari sekian banyak makanan khas Padang, rendang merupakan hidangan yang cukup populer. Makanan berbahan utama daging sapi dibalut bumbu rempah ini biasanya menjadi lauk pendaping nasi putih hangat atau lalapan singkong. Nama rendang merujuk pada lamanya waktu memasak daging hingga teksturnya menjadi empuk, kering, dan mengeluarkan aroma rempah yang kuat. Teknik memasak tersebut, menjadikan rendang punya cita rasa yang khas.

Makanan Khas Padang
Selain rendang, banyak kuliner khas Padang lainnya yang layak dicoba. Mengutip sumbarprov.go.id dan laman terkait lainnya berikut rekomendasi makanan khas Padang. 1. Sate Padang
Sate padang memiliki tiga varian dengan rasa yang berbeda, yaitu sate padang, sate padang panjang, dan sate pariman. Ketiganya dibedakan berdasarkan warna sausnya.

Selain itu, sate padang menawarkan pilihan bahan utama, yakni daging, lidah, atau jeroan sapi. Hidangan ini disajikan dengan bumbu kacang kental dan cabai yang membuat rasanya gurih, pedas dan lezat Logo Katadata


BERITA DAERAH
9 Rekomendasi Makanan Khas Padang
Makanan khas Padang memiliki cita rasa dan aroma yang unik. Selain rendang, beberapa makanan tradisional lainnya layak untuk dicicipi, seperti sate padang, gulai itiak, sampai lamang.
     
Makanan khas padang
Makanan khas Padang menjadi salah satu incaran para wisatwan ketika berkunjung ke kota terbesar di pantai barat Pulau Sumatra ini. Rasanya yang unik dengan aroma yang menggugah mampu menggoda setiap pengunjung yang datang.

Dari sekian banyak makanan khas Padang, rendang merupakan hidangan yang cukup populer. Makanan berbahan utama daging sapi dibalut bumbu rempah ini biasanya menjadi lauk pendaping nasi putih hangat atau lalapan singkong.


Nama rendang merujuk pada lamanya waktu memasak daging hingga teksturnya menjadi empuk, kering, dan mengeluarkan aroma rempah yang kuat. Teknik memasak tersebut, menjadikan rendang punya cita rasa yang khas.

Makanan Khas Padang
Selain rendang, banyak kuliner khas Padang lainnya yang layak dicoba. Mengutip sumbarprov.go.id dan laman terkait lainnya berikut rekomendasi makanan khas Padang.


1. Sate Padang
Sate padang memiliki tiga varian dengan rasa yang berbeda, yaitu sate padang, sate padang panjang, dan sate pariman. Ketiganya dibedakan berdasarkan warna sausnya.

Selain itu, sate padang menawarkan pilihan bahan utama, yakni daging, lidah, atau jeroan sapi. Hidangan ini disajikan dengan bumbu kacang kental dan cabai yang membuat rasanya gurih, pedas dan lezat.

2. Soto Padang
Kuliner soto memang dikenal di berbagai wilayah di Indonesia. Masing-masing soto memiliki ciri khasnya, termasuk soto padang. Hidangan tradisional ini dibuat dari irisan daging sapi yang sudah digoreng kering, sehingga terasa kenyal dan empuk ketika digigit.

Makanan yang satu ini biasanya disajikan bersama bihun dan perkedel kentang. Soto padang cocok disantap sewaktu masih hangat atau di kala udara dingin.

3. Dendeng Batokok
Kata batokok berasal dari bahasa Padang yang berarti memukul. Dinamai demikian karena dendeng ini dibuat dari daging sapi yang sudah direbus dengan bumbu, kemudian dipukul sampai pipih.

Proses memukul daging sapi itu dimaksudkan agar bumbu meresap ke dalam daging sehingga aroma dan rasanya semakin kuat.

4. Gulai Itiak
Makanan khas Padang ini berbahan dasar daging itik. Gulai itiak diolah dengan cara dibakar terlebih dahulu sebelum dimasak. Adapun bumbu yang digunakan yaitu cabai kriting hijau, kunyit, laos, jahe, daun kunyit, jaun jeruk, dan daun salam.

hidangan yang dikenal dengan rasa pedasnya ini memiliki tekstur daging yang gurih sekaligus empuk.

5. Gulai Cancang
Gulai cancang memiliki aroma dan cita rasa pedas yang khas. Masakan ini dibuat dengan bahan utama daging kambing yang dipotong kecil-kecil. Namun, ada juga yang memotong daging dengan ukuran besar. Selanjutnya, olahan diberi santan dan cabai merah giling.

6. Dendeng Balado
Makanan khas Padang dendeng balado terbuat dari irisan daging sapi yang disiram dengan sambal cabai merah.

Sebelum membuat dendeng balado, dendeng mesti direbus terlebih dahulu, kemudian dijemur dan digoreng. Untuk sambalnya, dibuat dari campuran cabai merah, bawang merah dan garam yang ditumis.

Makanan Khas Padang dari Bahan Ketan
Mengutip jurnal "Tradisi Kuliner Masyarakat Minangkabau" yang ditulis oleh Siti Aisyah, selain daging, ada juga makanan khas Padang yang terbuat dari ketan. Kuliner ini biasanya disajikan saat upacara adat.

1. Kue Sangko
Kue Sangko biasanya dihidangkan ketika acara adat dan bertemu keluarga. Bahan kue ini dari beras ketan putih yang di goreng dan dihaluskan. Ada bahan pelengkap seperti kelapa parut, gula, pasir, garam., dan pandang.

Cara membuat kue sangko tidak boleh diremas dan ditekan. Penyebabnya karena cairan dari kelapa dan gula pasir akan keluar menyebabkan kue sangko lembek dan cair.

2. Lamang
Lamang adalah makanan tradisional yang sudah ada ketika agama Islam masuk di Minangkabau. Alat pembuat lamang adalah bambu yang dilapisi daun pisang muda. Kemudian diisi dengan beras pulut atau ketan.

Lamang menjadi masakan khas yang disajikan ketika upacara keagamaan Islam. Tradisi Malamang atau memebuat Lemang dilakukan pada bulan Rabiul Awal, Sya'ban, dan memperingati hari kematian keluarga.

Cara membuat lamang yaitu memasukkan ketan pada daun pisang yang dilapisi bambu. Kemudian bahan itu dibakar diatas kayu dan sabut kelapa. Ada juga lamang yang disandarkan pada tonggak kayu.

3. Lapek Bugih
Lapek Bugih adalah kue tradisional khas suku Minangkabau. Kue ini banyak ditemukan di daerah Padang Pariaman. Ciri kue ini adalah makanan yang dibungkus dengan daun pisang dan bentuknya segitiga.

Cara memasak lapek bugih yaitu dengan mengolah tepung pulut yang dicampur air, kapur sirih, garam, dan vanile. Bahan tersebut kemudian menjadi adonan lalu dibuat bulat-bulat sebesar bola pimpong.

Kemudian bulatan itu ditipiskan di atas pucuk daun pisang. Sebelumnya daun diolesi minyak kelapa dan diisi campuran gula pasir, kacang tanah yang sudah dipecah, dan vanile. Isi di dalamnya ditutup dan dibungkus dengan pisang.

Setelah itu dikukus memakai air yang disiram air santan. Tunggu sampai santan mengental dan lengket pada pembungkus daun pisang.

Sumber disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas padang dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

kuliner khas bandung

9 Makanan Khas Bandung, Enak dan Bikin Nagih!
1. Seblak   
                                                        
 Meski banyak kota berusaha ‘mereproduksi’ makanan khas Bandung yang satu ini, jarang ada yang bisa menyamai kelezatan seblak khas Bandung.Makanan yang terbuat dari kerupuk basah yang diberi racikan bumbu cikur ini terkadang disajikan dengan berbagai topping seperti makaroni, sosis, baso aci, dan lain-lainnya. Dijamin tak akan bisa melupakan rasanya yang gurih dan sedap.

2. Soto Bandung
Sesuai namanya, sudah jelas ya kalau kuliner merupakan salah sati makanan khas Bandung. Sajian ini layak dicicipi jika Anda ingin menikmati sajian yang hangat, dengan kelezatan kuah yang gurih. Maklum saja, soto Bandung terdiri memang menggunakan kaldu sapi, dengan potongan daging, lobak, dan kedelai goreng. Nikmat!

3. Lumpia Basah     
    
Makanan yang satu ini termasuk makanan yang sehat tapi enak. Lumpia basah Bandung terbuat dari tumisan tauge dan bengkuang yang dimasukkan ke dalam kulit lumpia tipis. Yang menarik, pada kulitnya diberi saus manis yang terbuat dari gula

Perpaduan rasa gurih, manis, dan pedas membuat Lumpia Basah jadi makanan favorit para pecinta kuliner.

4. Ulukutek Leunca
Anda akan terkejut dengan sensasi makanan Sunda yang satu ini. Rasanya gurih, renyah, sedikit pahit dan pedas. Saat menikmatinya, Anda akan mendapatkan sensasi tersendiri. Seporsi ulukutek leunca, juga ada tambahan oncom, yang akan menambah cita rasa yang mengesankan  
                      
 5. Mi Kocok, Makanan Khas Bandung yang Sedap      
            
Mi kuning yang disajikan bersama potongan kikil, sumsum, dan daun seledri dengan kuah kaldu bumbu rempah ini benar-benar memanjakan lidah.

Disebut Mi Kocok lantaran mie kuningnya harus dikocok terlebih dahulu sebelum disajikan. Biasanya mie yang digunakan berbentuk pipih dan diberikan tauge serta daun bawang untuk menyantapnya.

6. Nasi Tutug Oncom
Lapar? Butuh makanan yang mengenyangkan dan nikmat? Coba saja makanan khas bandung yang satu ini. Nasi tutug oncom!                             Nasi ini punya cita rasa sendiri. yang khas. Nikmati dengan ayam goreng, taju dan tempe panas, lengkap dengan sambal dan lalap. Nikmat!

7. Bandros   
                                
  Dibuat dari adonan tepung terigu yang dicampur dengan santan kelapa, Bandros punya cita rasa yang unik. Adonan Bandros dicetak di cetakan khusus berbentuk cekung.

Bandros biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut dan gula pasir. Saking ikoniknya sebagai makanan khas Bandung, nama ‘Bandros’ disematkan pada bis kota yang disediakan untuk turis di Bandung.     
          
 8. Cuanki
Makanan yang satu ini mirip dengan bakso Malang. Cuanki terdiri dari sajian bakso daging, bakso goreng, pangsit, dan siomay. Orang biasanya tak menyantap Cuanki dengan mi, namun ada pula yang memakannya dengan mi instan.

                                   
Biasa disebut sebagai ‘salad sunda’, Karedok adalah makanan yang bergizi sekaligus menyehatkan. Mirip seperti gado-gado, Karedok terbuat dari sayur toge, kol, kacang panjang, dan mentimun.

Kemudian sayuran tersebut diaduk dengan bumbu kacang gurih yang nikmat. Banyak juga yang menyajikan karedok dengan campuran potongan kerupuk
 
9.Gehu      
                                   
Gehu adalah tahu isi yang digoreng dengan tepung. Isinya bisa bermacam-macam, yaitu toge, kol, wortel, hingga bihun. Isian gehu biasanya ditumis terlebih dahulu.

Variasi lain dari Gehu yang tengah hits di Bandung adalah Gehu Jeletot yang berisikan cabai rawit. Sensasi pedasnya boleh dicoba.

Sumber klik disini
Nah! Saya bisa mengetahui beberapa kuliner khas bandung dari sekaloh sayaa, link nya ada di bawah ya

pondok pesantren

pada tahun 2018 lebih tepatnya kamis 12 juli dimana di hari itu hari pertama aku menginjakkan kaki kesebuah pondok pesantren,awalnya sih kei...